Di Era Industrialisasi Arsitek tidak lagi menjadi sang pencipta yang mandiri tetapi sekadar perangkai produk-produk yang sudah ada. Dunia kehidupan kita kini banyak disuguhi kabar konflik dan kejahatan dalam banyak cara, Saatnya kita kedepankan kedamaian dan kasih sayang . Arsitektur publik sudah saatnya dibangun melalui proses sayembara agar dihasilkan karya yang kredibel . Teknologi Informasi dan komunikasi sudah sangat berkembang. Saatnya membangun inovasi kreatif untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Jangan terkecoh oleh media sosial yang mengajak pada perpecahan. Selalu sampaikan salam damai dan kasih sayang
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Februari 2018

Pulau Rote Ndao: Pulau Terluar Selatan Wilayah Indonesia

Pulau Rote Ndao

Sesaat lagi pesawat akan landing di Bandara Roti Pulau Rote Ndao. Hanya 30 menit dari Bandara El Tari Kupang. Dari ketinggian tampak sekumpulan pepohonan hijau pucat yang didominasi jenis lontar berselang-seling dengan tanah yang terang kecoklatan. Ke tiga kalinya aku mengunjungi pulau terluar di Selatan wilayah NKRI.

Setelah menjejak hamparan bumi Rote Ndao dan menghirup anginnya yang kering. Pelan panas menyelinap seperti umumnya lahan tandus berkapur mengingatkan kampungku Madura. Di mana-mana batu putih menyembul pertanda tak banyak air diperut buminya. Alang-alang dan pucuk-pucuk runcing daun lontar menyeruak di sekeliling mata memandang.

Jumat, 04 Desember 2015

Benteng Keraton: Sisa Kemasyhuran Kesultanan Buton

Indonesia memiliki sejarah panjang dalam perkembangan arsitektur tradisi dan kekuasaan yang menyertainya. Salah satunya adalah Kesultanan Buton di Bau Bau Sulawesi Tenggara. 
Sekitar 45 menit perjalanan darat dari Bandara Bau Bau kita akan sampai ke Benteng Keraton Buton.
Benteng ini merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton dengan  bentuk arsitektur yang cukup unik, terbuat dari batu kapur/gunung. Benteng berbentuk lingkaran ini dengan panjang keliling 2.740 meter. Benteng Keraton Buton mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Guiness Book Record yang dikeluarkan bulan september 2006 sebagai benteng terluas di dunia dengan luas sekitar 23,375 hektare.

Minggu, 25 Januari 2015

Jembatan Ampera sebagai Ikon Kota Palembang

Kota yang baik adalah kota yang memiliki ciri khas. Salah satunya yang paling mudah adalah dengan menciptakan ikon tertentu yang dapat menjadi tengara atau penanda yang mudah dingat dengan berbagai cara. 

Kalau  menyebut Jembatan Ampera, langsung terbayang Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Maka Jembatan Ampera, telah sukses menjadi lambang kota Palembang, 

Jembatan Ampera berfungsi untuk menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi. Secara struktur, Panjang : 1.117 m (bagian tengah 71,90 m), Lebar : 22 m. Tinggi: 11.5 m dari permukaan air, Tinggi Menara: 63 m dari permukaan tanah Jarak antara menara : 75 m Berat : 944 ton.


Senin, 15 Desember 2014

Legenda Puteri Mandalika dan Keindahan Pantai Seger di Lombok Tengah

Pantai Seger, Kuta adalah salah satu pantai indah di Lombok yang   belum seramai pantai Senggigi ataupun Gili Trawangan. Namun, pantai ini memiliki pesona keindahan yang tak tertandingi. Tepiannya di hiasi gundukan bukit menghitau dan teluk-teluk air laut yang terperangkap membentuk danau-danau yang menjorok ke daratan. Tepiannya masih alami dengan pantai yang memutih dan warna laut yang membiru kontras. Di kejauhan tampak samar-samar gunung menyembul biru temaram.


Jumat, 12 September 2014

Ziarah ke Makam Imam Bukhari di Samarkan, Uzbekistan

Perjalanan membanggakan sebagai rakyat Indonesia
Pagi jam 10 waktu setempat bus telah memasuki kota Buxoro, kota dimana Imam Besar Perawi Hadis terkemuka Imam Bukhari  dimakamkan. Memasuki makamnya dari luar sudah tampak orang banyak berkerumun. Pintu gerbangnya bercirikan arsitektur islam Persia dengan warna dasar tanah dan motif ornamen kaligrafi dan sulur warna biru. Di depannya banyak penjaja mangkok stainless steel bertuliskan ayat kursi dg gravier banyak diperjual belikan. Harganya hanya 4000 Shoum (12.000 rupiah). Mangkok ini bagi sebagian jemaah dipercaya berhasiat kesembuhan bila menjadikannya tempat air untuk minum dengan niatan doa yang ada didalamnya. 

Minggu, 03 Agustus 2014

Rumah H. Syakranie, Rumah Sejarah Perjuangan dan Pernaungan bagi Keturunannya

Sepintas ketika kita melihat dan menilai makna rumah, yang tergambar adalah dinding, lantai, atap, pintu, jendela, warna dan seluruh pernak-pernik fisiknya. Ada juga sebagian orang menggambarkan rumah dari fungsi, kelengkapan ruang dan besarannya seperti jumlah kamar tidur, kamar mandi,  ruang keluarga, dan lainnya. Lebih dari itu banyak juga orang lebih antusias menggambarkan rumah dari sejarah dan kenangan yang melekat pada rumah itu. Rumah adalah ruang kehidupan, suasana dan medium aktifvitas keseharian yang berlangsung terus menerus sepanjang ia masih ada. Maka rumah bisa menjadi tafsir yang dapat dibaca sebagai teritori, hirarki, eksistensi, watak dan seluruh komposisi nilai, doktrin  dan prinsip-prinsip hidup yang dianut penghuninya.

Mengunjungi Masjid Jamik Sumenep Madura

Masjid Jamik dilihat dari arah Alun-alun Kota
Masjid Jamik Sumenep dibangun pada masa pemerintahan Adipati Pangeran Natakusuma I alias Panembahan Somala (1762-1811 M) yang memiliki nama asli Aria Asirudin Natakusuma. Masjid dibangun karena masjid sebelumnya terlalu kecil dan tidak mampu menampung lagi jumlah jemaah yang makin meningkat sejalan perkembangan Islam di Madura. Masjid sebelumya dikenal dengan nama Masjid Laju yang dibangun oleh Pangeran Anggadipa (Adipati Sumenep, 1626-1644 M). 

Selasa, 22 Juli 2014

Wisata Religi: Asta Gumuk Sumenep

Di desa Kalimo’ok, tepatnya sebelah timur lapangan terbang Trunojoyo Sumenep terdapat kuburan/Asta K.Ali Barangbang. Mengapa dikatakan Barangbang, sebagaimana biasanya di MAdura peran kiyai selalu terkait dengan tempat dimana masyarakat yang dipimpinnya tinggal. K. Ali Barangbang mempuyai silsilah dari Syekh Maulana Sayyid Jakfar, As Sadik atau dikenal dengan Sunan Kudus yang mempunyai keturunan Pang. Katandur yang mempunyai empat anak yaitu : K. Hatib Padusan, K. Hatib Sendang, K. Hatib Rajul, K. Hatib Paranggan. Dari Putra pertamanya diberi keturunan K. Ali Barangbang yang wafat 1092 H.

Kuil Kamasutra di Khajuraho India

Seratus enam puluh tahun yang lalu di hutan sebelah utara India, reruntuhan dari kota besar yang hilang ditemukan. Ditengahnya, ada komplek Kuil paling rumit yang pernah ditemukan di India. Meski dielu-elukan sebagai karya terbesar dalam seni dan arsitektur, namun kuil tersebut melanggar sopan santun masyarakat yang telah beradab. Sebab tembok kuil dipenuhi dengan gambaran seks paling eksplisit di dunia. Di tempat bangunan itu berdiri, tepatnya di bukit sebelah Utara India, dimana sungai membelah di tengahnya, dahulu pernah berdiri dinasti yang besar. Selama 300 tahun mereka hidup makmur. Di suatu tempat yang disebut Khajuraho inilah mereka membangun gedung pemerintahan dan beberapa kuil terbesar yang pernah ada di India. Yang membuat Khajuraho ini sangat menarik wisatawan mancanegara adalah susunan mengagumkan dari ukiran-ukiran erotik. Sangat jelas ditampilkan setiap posisi seks yang dapat dibayangkan yaitu pertunjukan seks di abad pertengahan. Meski diukir ribuan tahun yang lalu, ukiran-ukiran ini masih memiliki kekuatan untuk membuat malu dan membangkitkan gairah.

Taman Wisata alam dan Religi Suranadi Lombok Barat NTB

Taman Wisata Suranadi terletak di Desa Suranadi, Kecamatan Narmada Lombok Barat Propinsi Nusa Tenggara Barat. Taman WWisata Suranadi merupakan taman wisata yang terdiri dari wisata alam hutan dan wisata religi dengan adanya Pura yang merupakan pura perama di daerah Narmada. Beberapa potensi yang dapat dihimpun adalah sebagai berikut:

Alun-alun Place de la Concorde Paris

Place de la concorde adalah alaun-alun kota yang paling tersohor di Paris. Dirancang oleh Ange-Jacques Gabriel pada tahun 1755. Alun-alun Berbentuk oktagon,  dikelilingi oleh parit antara Champs-Élysées di Barat dan Tuileries Gardens di timur.  Pada awalnya alun-alun dibuat sebagai ruang terbuka yang di tengahnya ditempatkan patung Louis XV karenanya dahulu,  untuk menghormati Raja baru alun-alun ini dinamakan  "Place Louis XV" dan kemudian ditambahkan pula sebuah patung raja sedang menunggang kuda, yang dibuat 1748 oleh Edmé Bouchardon, dan diselesaikan oleh Jean-Baptiste Pigalle.

Senin, 21 Juli 2014

Summer Palace Beijing

Summer Palace atau Istana Musim Panas atau Yihe yuan (cina sederhana: cina tradisional: Pinyin: Yíhé Yuan secara harfiah berarti "Surga dibesarkan dengan Harmony") adalah sebuah istana di Beijing, Cina. Istana Musim Panas terutama didominasi oleh Longevity Hill (60 meter tinggi) dan Danau Kunming. Ini meliputi  luas 2,9 kilometer persegi, tiga perempat yang air. Danau Kunming yang tengah meliputi 2,2 kilometer persegi sepenuhnya dibuat oleh manusia dan tanah digali yang digunakan  untuk membangun Longevity Hill. Di Istana Musim Panas, orang menemukan berbagai istana, taman, dan lain-gaya arsitektur klasik. 

Istana Kekaisaran Dinasti Ming dan Qing Forbidden City Beijing

Di tempat ini, terdapat dua Dinasti yang sangat terkenal dari Cina, yaitu Dinasti Ming dan Qing. Kedua dinasti tersebut adalah dinasti terbesar yang menguasai Cina.   Istana ini berwarna kuning kecoklatan, dengan bentuk khas arsitek cina pada masa itu. Di depan pintu masuk istana, terdapat dua buah patung singa penjaga yang berwarna keemasan. Istana itu dibangun di atas tanah seluas 70 hektar lebih, dan dikelilingi oleh tembok setinggi 9 meter. Di dalamnya terdapat 9900 kamar. Bisa anda bayangkan betapa banyaknya kamar di Istana tersebut!

Tembok Besar China (The Great Wall) salah satu diantara 7 Keajaiban Dunia

The Great Wall atau Tembok Besar Cina adalah tempat wisata yang menjadi ikon utama negara tirai bambu ini. Great Wall dapat dicapai dari sekurangnya delapan tempat berbeda, tapi hanya dua akses yang sangat terkenal dikalangan wisatawan. Yang pertama adalah Badaling, Tembok besar di Badaling merupakan bagian tembok besar pertama yang dibuka untuk umum dan paling banyak di kunjungi oleh wisatawan. Badaling mudah dicapai termasuk dengan bus umum yang mulai beroperasi sejak pagi subuh sampai malam, langsung ke lokasi tanpa perlu pindah kendaraan. Setelah turun dari bus, pengunjung hanya butuh jalan sekitar 10 menit melewati jalan beraspal yang mulus dan dihiasi bunga-bunga indah di kiri kanan jalan. Langsung ketemu pintu gerbang sekaligus tempat penjualan tiket masuk. 

Komplek Makam Shah i Zinda di Samarkand Uzbekistan

The Shah-i-Zinda Ensemble termasuk makam dan bangunan ritual lainnya yang termasuk 5 makam paling megah di dunia sejak abad 9-14 dan ke-19. Terletak di atas bukit Necropolis di Kota Samarkand, kota kedua terbesar setelah ibukota Uzbekistan Tashkent.
Nama Shah-i-Zinda (yang berarti "Living King/Raja hidup") terkait dengan legenda Kusam ibn Abbas, sepupu Nabi Muhammad yang dikuburkan di situ. Konon beliau datang ke Samarkand selama invasi Arab abad ke 7 untuk mensyiarkan Islam. Menurut legenda beliau dipenggal karena imannya. Tapi beliau mengambil kepalanya dan pergi ke sumur dalam (Taman Surga), di mana beliau masih hidup hingga sekarang.
Kompleks Shah-i-Zinda dibangun  lebih dari sembilan tahun (dari abad 11 sampai abad 19) dan sekarang sudah meliputi lebih dari dua puluh bangunan

Potensi Situ Lengkong Tempat Prabu Borosngora membawa Islam di Ciamis


SEJARAH SITU LENGKONG
Berdasarkan kisah lisan yang beredar di kalangan masyarakat Panjalu, Situ Lengkong terbentuk sebagai bagian dari proses pengislaman yang dirintis Prabu Borosngora, anak kedua dari Prabu Sanghyang Tjakradewa.

Dalam Babad Panjalu, Prabu Borosngora disebut sebagai buyut Sanghyang Ratu Permanadewi, Ratu Kerajaan Soko Galuh yang membawa ajaran karahayuan (kemakmuran). Karena dipimpin seorang wanita, untuk menunjukkan maskulinitas, maka kerajaan tersebut dinamakan Kerajaan Panjalu. Dalam bahasa Sunda, berarti laki-laki.

Dibalik Kemasyhuran Menara Eiffel Paris

Setelah istirahat semalam sehabis perjalanan 4 jam dari Brussel Belgia. Tepat jam 8 pagi setelah sarapan kami meninggalkan hotel Mercure dengan bus menuju Menara Eiffel. Di sepanjang perjalanan kami baru tahu bahwa Paris adalah kota yang wajahnya sudah sangat renta. Dimana-mana bangunan masa klasik yang penuh ornamen menghiasi seluruh wajah jalan yang kami lewati. 
Menara Eiffel adalah tujuan pertama yang akan dikunjungi pagi itu sebelum melanjutkan ke Museum Louvre.  Untuk bisa menikmatinya dan mengerti lebih awal bagaimana Eiffel, saya sempatkan baca beberapa artikel tentang menara yang sangat tersohor di seluruh dunia ini. Berikut beberapa catatan yang dapat saya rangkum tentang Eiffel berikut beberapa fakta unik di balik kemegahannya.
 

Minggu, 20 Juli 2014

Karakteristik Arsitektur Candi di Indonesia


Karakter arsitektur Candi di Indonesia memiliki beberapa ciri berdasarkan lokasi, struktur dan ornamennya. Arsitektur candi Hindu Budha di Indonesia dapat di temui di Pulau Sumatera Jawa dan Bali. Pembangunan candi dibuat berdasarkan beberapa ketentuan yang terdapat dalam suatu kitab Vastusastra atau Silpasastra yang dikerjakan oleh silpin yaitu seniman yang membuat candi (arsitek zaman dahulu). Salah satu bagian dari kitab Vastusastra adalah Manasara yang berasal dari India Selatan, yang tidak hanya berisi pedoman-pedoman membuat kuil beserta seluruh komponennya saja, melainkan juga arsitektur profan, bentuk kota, desa, benteng, penempatan kuil-kuil di kompleks kota dan desa.

Perkembangan Arsitektur Hindu Budha di Indonesia

Perkembangan Agama Hindu dan Budha yang telah mempengaruhi sistem pemerintahan, kepercayaan, sosial dan budaya masyarakat juga tampak pada arsitekturnya. Hal yang paling dominan adalah munculnya arsitektur Candi sebagai bentuk pengaruh yang tak terpisahkan. Candi di Indonesia dapat ditelusuri dari Sumatera, Jawa dan Bali. Arsitektur Candi pada dasarnya adalah bangunan yang digunakan untuk tujuan peribadatan dan pemakaman para raja.

Kerajaan Hindu Budha di Indonesia

Salah satu pengaruh India yang berkembang di Indonesia adalah munculnya kerajaan. Setiap kerajaan dipimpin oleh seorang raja yang memiliki kekuasaan mutlak dan turun-temurun. Ada kerajaan yang berada pedalaman dengan mengandalkan bidang agraris, ada pula yang terletak di pesisir pantai dengan mengandalkan kegiatan bahari.

1.  Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai berkembang pada abad V masehi. Sumber mengenai kerajaan ini berupa prasasti yang berbentuk tujuh buah yupa yang menggunakan huruf pallawa dan bahasa sansekerta. Raja terbesar kerajaan kutai adalah Mulawarman. Mulawarman adalah putra Aswawarman dan Aswawarman adalah putra Kudungga. Keluarga Kudungga pernah melakukan Vratyastoma, yaitu uapacara pencucian diri untuk masuk agama Hindu. Aswawarman disebut dalam yupa sebagai dewa Ansuman atau dewa matahari dan dipandang sebagai Wangsakerta, atau pendiri keluarga raja.
Raja Mulawarman pernah mengadakan kurban 20.000 ekor lembu untuk para brahmana di tanah suci Waprakeswara. Waprakeswara adalah tempat suci untuk memuja dewa Syiwa (di Jawa disebut Baprakeswara). Para ahli menyimpulkan bahwa agama yang dianut Mulawarman adalah Hindu Syiwa.